Sekarang terserah kalian, jika kalian ingin mendekat, mendekatlah! Atau, aku tunjukkan di mana harta kekayaanku, dan kalian biarkan aku pergi!"
Demikian teriak yang menggetarkan dari Shuhaib bin Sinan, tatkala orang-orang Quraisy mencoba mencegahnya untuk berhijrah menyusul Rasulullah.
Ternyata orang-orang Quraisy lebih memilih harta Shuhaib, dan membiarkan Shuhaib pergi setelah menunjukkan di mana hartanya di simpan.
Shuhaib melanjutkan perjalanan
hijrahnya seorang diri dengan bahagia, hingga berhasil menyusul Rasulullah.
Melihat kedatangan Shuhaib, Rasulullah berseru gembira,
"Perdagangan mu sungguh mendapatkan laba yang besar, Abu Yahya.."
Saat itulah Allah menurunkan firman-Nya,
"Dan diantara manusia ada orang-orang yang mengorbankan dirinya untuk mencari keridhoan Allah.."
(Al Baqarah : 207)
Begitulah Shuhaib laki-laki mulia yang telah menebus diri dan keimanannya dengan semua harta yang ia kumpulkan selama masa mudanya dan sama sekali ia tidak merasa rugi.
Baginya apalah arti harta kekayaan, bahkan dunia seisinya jika dibandingkan lezatnya keimanan dari jiwa yang bebas merdeka.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar