Senin, 25 Agustus 2014
Futur
Seorang Da'i atau Ustadz, sekalipun ia akan mengalami masa-masa futur (lemah setelah semangat). Namun saat-saat itu layaknya saat 'turun minum' seorang prajurit yang berada di medan laga, dimana setelah itu ia akan kembali terjun berjuang dan berjihad. Rasulullah pernah bersabda dalam hadits, dari Abdullah bin Umar,
"Setiap amal itu ada masa semangat dan masa lemahnya. Barang siapa yang pada masa lemahnya ia tetap dalam sunnah (petunjuk) ku, maka dia telah beruntung.
Namun barangsiapa yang beralih kepada selain itu, ia telah celaka."
(HR Ahmad)
Ibnu Qayyim berkata, "Saat-saat futur bagi seorang yang beramal adalah hal wajar yang niscaya terjadi. Seseorang yang masa futurnya lebih membawa ke arah muraqobah (pengawasan oleh Allah) dan pembenahan langkah, selama ia tidak keluar dari amal-amal fardhu, dan tidak melaksanakan sesuatu yang diharamkan oleh Allah, diharapkan ketika pulih ia akan berada dalam kondisi yang lebih baik dari keadaan sebelumnya.
Sekalipun sebenarnya, aktivitas ibadah yang disukai Allah adalah yang dilakukan secara rutin oleh seorang hamba tanpa terputus."
(Madarij As-Salikin)
"Amal agama yang paling disenangi Rasulullah adalah yang dikerjakan secara terus menerus oleh pelakunya."
(Imam Bukhari, Fath Al Bari)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar