Minggu, 17 Agustus 2014

Kita Dan Palestina


Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:”Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?
(Al-Ankabut:2)

Ibn Majah juga meriwayatkan dari Sa’d bin Abi Waqqash seraya berkata, ‘Aku berkata, ‘Wahai Rasulullah SAW, ‘Siapakah manusia yang paling berat cobaan atasnya.?’ Beliau bersabda, ‘Mereka adalah para Nabi kemudian orang yang seperti mereka dan seterusnya. Seseorang diberi ujian seukuran pengetahuan agamanya; jika ia orang yang tegar dalam agamanya, maka akan sangat beratlah cobaan untuknya dan jika ia orang yang lemah agamanya, maka ia diuji seukuran pengetahuan agamanya. Dan senatiasalah ujian/bencana itu bersama seorang hamba hingga Dia membiarkannya berjalan di muka bumi dengan tanpa mendapatkan satu dosa pun.”

Masya Allah.. pantaslah kiranya saudara kita di Palestina begitu kuat akan ujian yang mereka alami sejak puluhan tahun silam, tak terbesit sedikitpun rasa gentar didalam dada mereka menghadapi gempuran rudal zionis israel.

Lalu tengoklah diri kita.. astaghfirullah.. ujian secuil telah membuat kita bergumam manja,"Allah sungguh tidak adil.."

Teringat sepucuk surat Ibnu Mubarak kepada Fudhail bin Iyadh," Wahai hamba Haramain, jika kamu melihat kami,
Maka kamu akan mengetahui ibadahmu main-main.
Ketika pipimu basah dengan airmata, kami disini basah oleh keringat dan darah."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar