Jumat, 29 Agustus 2014
Berdoalah Untuk Akhir Yang Baik
Umar bin Khattab pernah berdoa dengan pinta yang membuat Hafshah kaget.
"Ya Allah, matikan aku sebagai syahid di tanah Nabimu."
"Ayah, apakah engkau ingin syahid di Madinah ini, di Haram Nabi shallallahu alaihi wa sallam? Mengapa bukan di medan jihad Syam atau Persia? Apakah itu berarti musuh-musuh Allah akan kembali menyerang dan menghancurkan kota penuh berkah ini?"
"Hafshah putriku, Allah Maha Kuasa untuk mengabulkan permohonan hamba-Nya tanpa mengubah karunia-Nya bagi yang lain."
Dan Umar benar-benar syahid di mihrab kekasihnya saat sedang menjadi imam sholat, oleh tikaman Abu Lu'lu, seorang Persia yang menyimpan dendam kepada Umar. Justru di saat Madinah telah menjelma menjadi kota yang makmur dan sejahtera di bawah pimpinan Umar.
Merencanakan, mengupayakan, berharap dan meminta agar akhir dari hidup kita menjadi sebaik-baik akhir (Husnul Khotimah) adalah perilaku orang-orang shalih terdahulu.
Maka berdoalah, agar kita menutup akhir dari perjalanan hidup kita dalam ketaatan kepada-Nya.
Seperti yang tertulis dalam firman-Nya,
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam."
(Qs, Ali Imran : 102)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar