Jumat, 29 Agustus 2014

Because I'm Muslim girl !


Dari Atha bin Abi Rabah, ia berkata, Ibnu Abbas berkata padaku,
“Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?”

Aku menjawab, “Ya”

Ia berkata, “Wanita hitam itulah yang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, ‘Aku menderita penyakit ayan (epilepsi) dan auratku tersingkap (saat penyakitku kambuh). Doakanlah untukku agar Allah Menyembuhkannya.’

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, ‘Jika engkau mau, engkau bersabar dan bagimu surga, dan jika engkau mau, aku akan mendoakanmu agar Allah Menyembuhkanmu.’

Wanita itu menjawab, ‘Aku pilih bersabar.’ Lalu ia melanjutkan perkataannya, ‘Tatkala penyakit ayan menimpaku, auratku terbuka, doakanlah agar auratku tidak tersingkap.’

Maka Nabi pun mendoakannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Wanita beriman yang bertaqwa ini rela menerima cobaan yang menimpa dalam hidupnya yang sementara. Ia akan di anugerahi surga karenanya. Sungguh jual beli yang menguntungkan. Ia menjadi penghuni surga.
Akan tetapi wanita ini memandang dirinya rendah hanya karena auratnya terbuka dan manusia melihat apa yang tidak pantas bagi wanita muslimah yang bertaqwa.
Bagaimana dengan wanita yang memakai pakaian yang terbuka, yang memperindah rupa fisik mereka, dan mereka berlomba membuka selubung rasa malu mereka dan telanjang??

Wahai wanita adakah kau merasa lebih berhak atas kecantikanmu? Dari Allah yang menciptamu?
Hingga keinginanmu membuka auratmu agar kau dengar segala puji manusia yang menjerumuskanmu pada kehinaan lebih kau utamakan dari aturan Allah atas penutup tubuhmu, agar kau mulia dengannya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar