Kamis, 11 September 2014

Surga Sebelum Surga


Tidak ada kenikmatan, kelezatan, kesenangan dan kesempurnaan kecuali dengan mengetahui Allah dan mencintai-Nya. Merasa tentram saat menyebut-Nya, senang berdekatan dengan-Nya dan rindu bersua dengan-Nya. Itulah surga dunia bagi seorang hamba.
Sebagaimana dia tahu bahwa kenikmatannya yang hakiki adalah kenikmatan di akhirat dan di surga.
Dengan begitu dia mempunyai dua surga, surga yang kedua tidak di masuki sebelum dia memasuki surga yang pertama.

Kami pernah mendengar Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, "Sesungguhnya di dunia ini ada surga, siapa yang tidak memasukinya, maka dia tidak akan memasuki surga di akhirat."

Sebagian orang arif berkata, "Hari-hari telah berlalu dan dapat dirasakan hati."
Maka saya katakan, "jika para penghuni surga seperti ini keadaannya, tentunya mereka benar-benar dalam kehidupan yang sangat menyenangkan."

Sementara sebagian yang lain berkata, "Para penghuni dunia yang celaka keluar dari dunia tanpa merasakan kenikmatan sedikitpun yang ada di dalamnya."
Orang-orang bertanya, "Lalu apakah yang paling nikmat di dunia ini?"
Dia menjawab, "Mencintai Allah, bersama-Nya, kerinduan bersua dengan-Nya, menghadap kepada-Nya dan berpaling dari hal-hal selain-Nya.

(Ibnu Qayyim ~ Madarijus Salikin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar