Sabtu, 06 September 2014
Hanya Dengan mengingat-Nya
"Di hati terdapat serpihan-serpihan terserak yang takkan bisa terhimpun kecuali dengan mendatangi Allah,
Ada kegundahan karena kesendirian yang takkan hilang selain dengan kesenangan bersunyi-sunyi dengan Nya,
Ada kesedihan yang takkan berlalu kecuali dengan kegembiraan mengenal Nya dan benar dalam berhubungan dengan Nya ….”
Ibnu Qayyim - Madarijus Salikin
Karena hanya dengan mengingat Allah hati-hati manusia menjadi tenang. Bagaimanapun telah Allah tanamkan nilai-nilai Rabbani ke dalam jiwa manusia, itulah sebabnya sekotor apapun ia, seberapapun banyaknya dosa, sekelam apapun masalalunya. Akan ada rasa sejuk menyergap dinding sanubari saat satu sisi hatinya mulai tersentuh nilai-nilai kebaikan. Akan ada butir bening mengalir dari kedua mata saat menyadari segala khilaf dan alpa yang kadung terlaku.
Bangunlah di sepertiga malam, berwudhulah, lalu tumpahkanlah segala rasa pada Sang Pemilik Jiwa.
Itu menjadi semacam pit stop, rest area atau apalah.. yang membuat beberapa saat berikutnya kita seperti memiliki tenaga baru, semangat baru.
Begitulah orang-orang shalih terdahulu menguatkan hatinya dalam menjalani hidup.
Bahkan Rasulullah menjadikan setiap shalat sebagai rehatnya,
“Wahai Bilal, istirahatkan kami dengan shalat.” (HR. Ahmad dan Abu Daud).
Dalam kesempatan lain beliau juga bersabda,
“Dan ketenanganku dijadikan di dalam shalat.” (HR. Ahmad)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar