Selasa, 09 September 2014

Angan-angan


Orang yang lemah adalah orang yang kekurangan dalam semua perkara. Di samping kekurangannya dalam ibadah kepada Rabbnya, dan terus mengikuti hawa nafsunya. Ia masih berangan-angan kepada Allah agar mengampuninya. Itulah orang yang terpedaya.

Hasan Al Bashri berkata: "Sesungguhnya suatu kaum dilalaikan oleh angan-angan, sehingga ia keluar dari dunia tanpa mempunyai amal kebaikan. Salah seorang dari mereka berkata, "Sesungguhnya aku berbaik sangka kepada Rabbku.."
Dia bohong! Jika ia benar-benar berbaik sangka (husnudzon) tentu ia memperbaiki amal perbuatannya."

Lalu sang Imam juga membaca firman Allah,
"Dan yang demikian itu adalah prasangka mu yang telah kamu sangka terhadap Rabb mu. Prasangka itu telah membinasakan kamu, maka jadilah kamu termasuk orang-orang yang merugi."
(Qs, Fushshilat : 23)

Said bin Jubair rahimahullah berkata, "Ia yang terpedaya dengan Allah adalah seseorang yang terus-menerus melakukan maksiat dan berangan-angan mendapat ampunan Allah.."

Baqiyyah bin Al Walid rahimahullah berkata, Abu Umair rahimahullah menulis kepada sebagian saudara-saudaranya, "Amma ba'du, sesungguhnya engkau menjadi berharap banyak kepada dunia dengan panjangnya usiamu, dan berangan-angan kepada Allah dengan buruknya perbuatanmu.
Sesungguhnya engkau hanyalah memukul besi yang dingin."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar