Senin, 01 September 2014

Hasrat Pengabdian


Sufyan ats-Tsauri rahimahullah berkata, "Barangsiapa yang
mengenal dirinya sendiri, maka pujian seseorang tidak akan
memudharatkannya."

Ini yang mungkin terjadi pada Khalid bin Walid, tatkala Umar bin Khattab memberhentikannya dari jabatan Panglima Perang justru disaat perang sedang berkecamuk, dan kemenangan semakin terlihat.
Sang Pedang Allah ini tak sedikitpun mengendurkan semangat, ia tetap bertarung selayak panglima, sampai kemenangan tergenggam lalu dengan tulus mengucapkan selamat dan mempersembahkan kegemilangan ini kepada panglima baru yang di tunjuk Khalifah Umar bin Khattab.

Baginya prajurit ataupun panglima bukanlah soal yang membedakan pengabdian dan perjuangan seseorang, apalagi sampai meruntuhkan semangat kepahlawanan, ia hanya ingin menjadi pejuang sejati yang meninggikan Agama Allah.

Sungguh sikap yang luar biasa, betapa pujian atas kemenangan-kemenangan yang sudah ia persembahkan bagi Islam tak menyebabkan ia haus akan kebesaran, jabatan apalagi kesombongan.

Selayaknya ini menjadi tauladan, atau paling tidak menjadi renungan bagi pemimpin-pemimpin dimasa kini, hasrat pengabdian kah, atau sebatas ambisi kekuasaan yang melatar-belakangi mereka, hingga mereka merasa pantas memimpin dan mengemban sebuah jabatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar