Rasa takut bisa berimplikasi positif, namun bisa juga diterjemahkan secara negatif. Rasa takut membuat seseorang bersikap hati-hati, melakukan sesuatu dengan
serius dan bersunguh-sungguh agar ia bisa terhindar dari resiko atau ancaman yang ia takutkan.
Namun ada orang menanggapi rasa takut secara negatif dan berlebihan. Sehingga rasa takut menjadi hantu dalam dirinya dan membuat ia terdorong untuk melakukan kesalahan.
(Prof Dr Irwan Prayitno)
Rasulullah Shallallahu alaihi wa salam mengajari kita untuk
berdo’a :
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﻗﺴﻢ ﻟﻨﺎ ﻣﻦ ﺧﺸﻴﺘﻚ ﻣﺎ ﻳﺤﻮﻝ ﺑﻴﻨﻨﺎ ﻭﺑﻴﻦ ﻣﻌﺎﺻﻴﻚ
( Ya, Tuhan kami. Karuniailah kami rasa takut kepada-MU, yang dengan itu menjauhlah kami dari berma’shiyat kepada-MU)
Semoga Allah karuniakan kita kecerdasan untuk mengelola ketakutan menjadi penyeimbang dalam meniti langkah-langkah kebaikan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar