Kamis, 16 Oktober 2014

Kesabaran & Keberanian


Adakah dari kita yang tak mengenal Umar Bin Khattab?
Sosok tinggi besar yang jika berjalan di kerumunan, tubuh
tegapnya terlihat paling menonjol, jago gulat, bahkan setan lebih memilih jalan lain agar tidak berpapasan dengannya.

Keislamannya membuat Muslim lebih diperhitungkan, dialah sang terpilih dari dua sosok yang dipinta Rasulullah dalam doanya. Umar Bin Khattab simbol keberanian yang tak terbantahkan.
Namun Rasulullah, sosok paripurna, menterjemahkan keberanian dengan sangat indah. Keberanian yang tidak hanya dimiliki orang yang bertubuh tegap, jago gulat, atau semisalnya. Keberanian yang lahir dari rahim semangat dan kesabaran.
Tidakkah bergetar hati kita membaca sirahnya?

Ia sampaikan ayat-ayat suci kepada kaumnya meski kerap berbuah caci-maki, dan sumpah serapah.

Menyerahkah Ia tatkala dalam sujudnya setimba isi perut unta ditumpahkan kekepalanya oleh kaumnya?

Ciutkah keberaniannya tatkala ia ruku' seutas tali menjirat lehernya, bahkan puluhan batu merobek dahi dan pipinya hanya karena ia ingin mengajak kaumnya meniti jalan Ilahi.

Hanya seutas kalimat indah yang keluar dari lisan mulianya menghadapi perlakuan kaumnya,

"Aku hanya berharap dari sulbi-sulbi mereka akan lahir manusia-manusia yang beriman kepada Allah subhana wata'ala.."

Masya Allah darinya kita mengenal keberanian dari dimensi yang berbeda, keberanian adalah kesabaran, semangat, antusiasme dan optimisme.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar